Feb 27, 2011

We Are Neighbours

From Abu Hurairah: Prophet Muhammad said, 
"Anybody who believes in Allah and the Last Day should not harm his neighbour, and anybody who believes in Allah and the Last Day should entertain his guest generously and anybody who believes in Allah and the Last Day should talk what is good or keep quiet (i.e. abstain from all kinds of evil and dirty talk)." - Sahih Al-Bukhari

I can still remember, when we first placed our deposit for our new home, I was asked "Don't you want to know whom your neighbours are?"

I was like.."er, is that really important?"

What a silly question, isn't it?

Well, fast forward...
One year plus since we moved in to our own house.
We are happy for the fact that we are blessed to have good neighbours.
Wish it always be...

Many times I heard & saw by myself conflicts between neighbours..
Tolerance.. is the best policy to tackle this (in my humble opinion)

 :: we were here last nite ::


In Jeram, Kuala Selangor
30-40 mins drive from Desa Coalfields
could take hours from your place


bottom down:
butter prawn
chilli crab
jenahak merah
sotong goreng tepung
siakap masak stim 





cadang2 nak ajak jogging pagi ni (akibat terlebih makan)
tapi, ahad pagi ni tido pon sodap........hehehe

************





No matter how far I might be
I’m always gonne be your neighbor
There’s only one small planet where to be
So I’m always gonna be your neighbor
We cannot hide, we can’t deny
That we’re always gonna be neighbors
You’re neighbor, my neighbor
We’re neighbors
So hold my hand
There are many ways to do it right

- Maher Zain

Feb 20, 2011

Is Sharing Really Caring?

This morning, I had a good conversation with my wife.
Initially, we planned to have our breakfast at Restoran Puteri in TTDI, co-owned by Habsah Hassan & Rubiah Suparman before proceed to a playground somewhere around there. Quite some time I did not bring Amierah for an outing.
As Ziyad is yet to be even 2 months, definitely a no-no to bring him to crowded places, shopping mall for an example...
(umi's favourite place..hehe..)

Well, back to the subject matter. We chatted basically on blogging. To be exact my own blog.
While I think sometimes that I had crossed the line, my wife begged to differ.

I must admit, I started blogging for the sake of my free time. Writing somehow a therapy for me while undergoing operation & chemotherapy session. At the same time, by sharing my moment, may help few who need some info regarding cancer. For some people, cancer is an alien. So, it might be good to know in more leisure approach. (If you google on cancer, mostly are 'heavy' articles & you will never understand a sentence!!)

:: Gambar hiasan ::
Once upon a time - Damansara Specialist Hospital


:: Dahulu ::
22 June 2008 @ TTDI

:: Sekarang ::
20 Feb 2011 @ TTDI


Day by day, I do not only share solely on my cancer experience.
It evolved & suddenly become my diary. Some of those stories which I should not share publicly. (Do you let people read your own diary, if you have any?)

Hmm, the conclusion is (I like to have a conclusion for even a short conversation, unlike some 2-3 hours meeting without one)
..if it happen that I did crossed the line, I always have my wife to remind me. You, too, can advise me to do so.
And I promise you, the posting will be removed in no time!!

Would that be a wonderful conclusion?

Thus, if you find any posting deemed unnecessary is still here, please tell me so.
Coz, I may think it should be shared, as my gesture that I do care...

p/s: For quite some time, I want to tell you why I shifted from www.abuhumairah.blogspot.com to www.abuhumairah-in-memory.blogspot.com.
Maybe you never wonder, that is why you never ask, don't you?


Feb 16, 2011

The Special & Chosen One

Saban tahun, kita sambut Maulidur-Rasul...
Ada yg berarak, dengar ceramah kat masjid...mahupun sekadar menonton tv...
Elok juga sekarang ni, tv9, astro oasis & tv alhijrah pun semakin berlumba2 utk menampilkan yg terbaik...
semoga semakin hari semakin byk pengisian yg bermanfaat, mengganti drama2, filem2 yg 'kosong' dari segi batinnya...

Pendek kata, mcm2 pendekatan utk kita lebih menghayati kelahiran junjungan Agung Muhammad..
Harapannya, setiap apa yg kita lakukan, dgn niat yg benar2 ikhlas akan diterima Allah jua..

Semoga, saban tahun semakin dalamlah sayang kita pada Rasul Al-Amin, semakin banyak pula pengetahuan tentang perjalanan hidup baginda & bertambah kuat + bersemangat utk kita mengamalkan sunnahnya...Amin, Amin, Amin......

********************************************

Aku 'mengenali' Maher Zain agak lewat berbanding rakyat2 Malaysia yg lain secara puratanya...
Setelah menghayati lagu2nya, teryata ada 'jiwa' dlm setiap lirik2 yg diucapkannya..
Semoga Maher Zain terus berkarya & mudah-mudahan akan ada seseorang sepertinya di kalangan Muslim di Malaysia..

Pertama kali aku melihat klip video "The Chosen One", sangat tersentuh (perlukah aku disclose bahawa menitis air mata ini..opss, I already did!!)
Namun, sehingga kini, aku masih belum dpt menangkap setiap maksud 'scene' yg digambarkan itu..
Harap ada yang dapat berkongsi...apa2 yg aku tertinggal..lantaran ceteknya ilmu di dada..

"I pray to be close to you on that day...and see you smile when you see me"



Scene 1
Seorang jiran menaburkan sampah sarap. 'Dia' tidak bertindak balas. Kalau kita, jangankan sampah, mungkin benda lain yg teruk yang kita campakkan kembali...

Scene 2
Gambaran kehidupan 'dia' di tengah2 kejahilan puak Arab..berjudi merompak etc...
Kini, kehidupan kita bagaimana? Adakah tumpang sekaki dgn perangai Arab Jahiliah??

Scene 3
'Dia' memberikan sedekah kepada orang tua melalui perantara...
Ibaratnya memberi tangan kanan, tangan kiri tak tahu...
Orang zaman sekarang, baru bersedekah lebih kurang, 'mock cheque' dah sebesar pintu...

Scene 4
'Dia'menjahit sendiri sandal yg koyak utk tidak membebankan isteri..
Ambillah iktibar, cubalah tolong mana2 'chores' yg termampu..

Scene 5
Membiarkan anak kecil bermain ketika bersolat..Jangan dimarahi pula, anak2 seusia 2-6 tahun tidak mengerti apa2.
Kitalah yg perlu menunjuk jalan..bukan dgn jalan meningking, apalagi memukul atau lebih teruk..mendera..

Scene 6
Bermain bersama anak2...

Scene 7
Bola jatuh...kemudian dibuang..hmmm, just can't get it...

Scene 8
Memberi minum kepada seekor anjing..Ada sebuah kisah dahulu di mana seorang pelacur yg memberi minum anjing lantas diganjari syurga...
Masya-Allah...

Scene 9
Berlumba lari dgn isteri...Malah membiarkan isteri menang..
Moga kita pun akan turut mudah mengalah utk waktu2 yg tertentu..

Scene 10
Membantu orang tua (eagerly, swiftly)...Very straight forward..
Tapi kita, kadang2 tunggu orang lain..kadang2 malu pulak tu, takut org mengata...hmmmmm

Scene 11
Memasakkan makanan utk jiran yg sakit...
Berbuat baik walaupun pada yg tak suka pada kita..
High class attribute, indeed!!

Open for discussion, anyone?

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat ke atas Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu ke atas Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." (Surah al-Ahzaab, 33: 56)


*******************************************************

In a time of darkness and greed
It is your light that we need
You came to teach us how to live
Muhammad Ya Rasool Allah

You were so caring and kind
Your soul was full of light
You are the best of mankind
Muhammad Khaira Khalqillah
Sallu ‘ala Rasulillah, Habib Al Mustafa
Peace be upon The Messenger
The Chosen One

From luxury you turned away
And all night you would pray
Truthful in every word you say
Muhammad Ya Rasul Allah

Your face was brighter than the sun
Your beauty equaled by none
You are Allah’s Chosen One
Muhammad Khaira Khalqillah
Sallu ‘ala Rasulillah, Habib Al Mustafa
Peace be upon The Messenger
The Chosen One

I will try to follow your way
And do my best to live my life
As you taught me
I pray to be close to you
On that day and see you smile
When you see me
Sallu ‘ala Rasulillah, Habibil Mustafa
Peace be upon The Messenger
The Chosen One

Sallu ‘ala Rasulillah, Habibi Mustafa
Peace be upon The Messenger
The Chosen One

Feb 5, 2011

All in One, One in All

On Our Newborn - Ahmad Ziyad
Berita tentang kehamilan wife aku kira2 bulan Mac, 2010 benar2 mengejutkan kami.
Bukanlah kami merancang utk tidak mendapat baby dlm tempoh terdekat. Malah berusaha ke arah itu memandangkan tempoh selamat yang ditetapkan oleh onkologi (pakar rawatan tumor & kanser) telahpun tamat.

Bercampur baur sebenarnya perasaan ini.
Suka....
Pasangan manalah yg tidak mengimpikan zuriat. Lari dari fitrah manusia jika berperasaan sebaliknya. Ikutkan '5-year action plan', mmg tahun 2010 kami berharap utk menambah seorang. Tapi itu ketika aku belum menempuh saat2 kimoterapi. Aku masih ingat lagi, sebelum menjalani kimoterapi, doktor minta aku pertimbang utk buat 'sperm banking' kerana risiko yg akan dihadapi. (50-50 kebarangkalian ketika itu sama ada aku boleh menambah zuriat atau tidak)
Akibat kos yg tinggi & masa yg terlalu suntuk utk aku buat keputusan, kami hanya mampu bertawakal & berserah segalanya pada Allah...
Lantas, bila tiba kelahiran ini, gembira bukan kepalang atas nikmat yang Allah kurniakan. Alhamdulillah...

Bimbang....
Di kala orang lain pastinya menyambut berita kehamilan dgn penuh kegembiraan, lain pula aku. Doktor, sejak aku menghabiskan sesi terakhir kimoterapi, awal2 berpesan agar wife aku tidak 'conceive' dalam tempoh 1 1/2 tahun pertama, dibimbangi sel2 belum pulih sepenuhnya & mungkin mengundang kecacatan pada bayi..
Maka, bila wife disahkan pregnant, aku masih 'trauma' & rasa bimbang dgn sebarang kemungkinan, walaupun tempoh 'berpantang' sudah tamat. Malah sudah kami consult doktor sebelum merancang utk ini.

Work..Work..Work..
Sejak July'10, jadual hidup aku sememangnya ada perubahan yg agak drastik (alasan utk tidak berblog dgn aktifnya..hehehe)

Pertukaran ke jabatan baru, memberikan perspektif baru dlm hidup aku.
Tidak salah kalau aku katakan, ia suatu nafas baru..

Memang memenatkan, kepala pun serabut...tapi ada kepuasan dlm melakukan tugasan2 yg diberikan. Namun, aku perlukan masa utk perbaiki semua kelemahan..

Mesir in a Mess
Siti Syafiqah, adik ipar aku baru melanjutkan pengajian di Universiti tertua, Al-Azhar Oct'10 lepas. Tak disangka2, Mesir bergolak jua akibat kemarahan yg tidak terbendung rakyat2nya. Siti antara mangsanya..Mujurlah selamat & diberitakan akan menaiki pesawat ke Jeddah malam ini (waktu tempatan = sekarang waktu Malaysia..hehe)

Utk kisah Mesir ini, banyak juga yg tersirat dari yg tersurat.
Kasihan pada kerajaan Malaysia yg dituduh lembab dlm memutuskan perlu atau tidak diselamatkan semua pelajar & rakyat Malaysia di sana.

Dalam hal ini, hanya satu je kesimpulan yg aku boleh buat..
Kalau orang suka kita, kentut kita pun dikatakan wangi..
Kalau orang dah menyampah, pakai la perfume berbotol2...orang akan tetap kata busuk...

Sebaiknya, kita muhasabah diri...
Jangan terlalu 'condemn' ikut nafsu & emosi, berpada2 dlm memberi komen..
Dan jgn pula jadi 'ignorant'..takut2 terkena nasib macam Hosni Mubarak...

Jan 23, 2011

Muhyiddin: Teachers must support govt of the day

Muhyiddin: Teachers must support govt of the day

Ingat tu guru2 Selangor, Kedah, Penang & Kelantan...
remember who is your state govt of the day...hehehe

************************

On another note...demam pilihanraya kecil di sana sini..
(DUN Merlimau sempadan DUN Serom (MB Johor) kot..nyaris..hehehe)

Tumpang gembira pada rakyat2 yg mendapat manfaat berganda2..
(Especially Azim kat Labis tu...ko mintak le direct highway Rengit-Labis...
bakal YB ex-ADO Rengit ape Jim....senang balik kampung..hehehe)

Peruntukan yg lambat, dipercepat..
Takde peruntukan?Peruntukan tempat lain bole di'adjust'kan dulu...
Peruntukan abis?Don't worry, memang ada dlm Budget,tak tulis je...

Mujurlah haram mendoakan kematian orang lain..
Kalo tidak, nescaya ramai yg mendoakan kematian wakil2 rakyat mereka...
Maklumlah...
Jambatan, jalan2 & rumah2 rakyat..tunggu 20 tahun tak dapat..
Ade PRK, 2 hari, semuanya beres.....


Jan 20, 2011

Hi, I am fine..How about you?

Salam...

Wow, long time never update this blog..
Busy & lazy..to be straight..

Work..the main culprit..
Nevertheless, enjoy it much.
Hope can do better, day by day..

Ahmad Ziyad..our new member..(D.O.B 23/12/2010)
So far Umi & baby doing just fine..
Amierah Humairah...she's growing up..should I say "rapidly"
Wish can accommodate her curiosities...sometimes beyond our expectation...

It's 2011?!!
How time flies....

Adios

Oct 1, 2010

Down Memory Lane :: KLIA ::

Maaflah...akhir2 ini sukar utk tidak tersentuh bila terkenangkan memori2 lalu bersama arwah Mak..

Awal2 kerjayaku bermula (Tahun 2004), aku pernah ditugaskan ke Sabah & Sarawak..
Masa tu jadi auditor kat PwC, entah rezeki apa dapat pulak assignment utk Co. yg kilang2nya nun jauh kat Labuan, Kuching & Lahad Datu.

Mula2 disuruh standby tu, teruja la juga..Almaklumlah, dpt naik kapal terbang utk pertama kali. Free pulak tu..
Kalo AirAsia yg tiket RM0 pun kene bayo airport tax..hehe..
Outstation allowance pun bole tahan..Dapat le mengumpul skt2 nak kahwin, masa tu baru2 tunang...

Masa di KLIA, colleague2 aku yg lain semua dtg lone ranger..semua dah biasa travel..

Mak & Ayah yg menghantarku ke KLIA masa tu..
Tunang (kini isteri) bersama Faiza (isteri Azim) pun dtg sama...
Terasa lak cam nak gi haji...ramai tukang hantar...ahaks..

Mmg Mak yg berkeras nak dtg dari Muar utk hantar ke KLIA.
Puas aku pujuk takyah hantar..Seronok agaknya dpt hantar anak yg bekerja jauh2...

Itu masa 1st trip...

Lepas sebulan, aku pulang ke KL...
Selang 2 hari, manager aku (Shirley Lim namanya) panggil kami lagi, suruh pack up utk pegi sana semula...What??

Lepas tu, tobat Mak & Ayah tak hantar ke KLIA dah...
Kalo tiap2 bulan cam gini, tak ke naya....hehe...

Apapun, bila kerap sgt aku kene outstation, Mak suarakan kebimbangan...
Mak tanya, "kalo lepas kahwin nanti selalu kene oustation camni, kan susah Ee?"

Sememangnya, aku pun tak berapa selesa bila kerap sgt ke sana..
Ikut history, utk tahun ke 2 & seterusnya...akan tetaplah aku ke sana nanti...
Dan lagi, working hour aku yg mmg payah nak jumpa matahari pun antara sebab aku terasa cepat2 nak blah...

Alhamdulillah, lekat pulak rezeki aku di Toyota ni...tahun 2005 aku join..
Skrg dah 2010??Hmmm, 5 tahun lebih gak la.....

Selepas cuti raya yg panjang...check2 emel...dpt pulak arahan aku kene gi training di Bangkok, Toyota Motor Asia Pacific (TMAP)..nasib le 5 hari je..
kalo 5 bulan??huwaaa....

Bila bagitau kat Ayah, dia cakap nak hantar aku ke KLIA ahad nanti....
Kalau Mak masih ada, tentu dia bersungguh nak hantar jugak... 

Lantas, terimbaulah kembali kenangan2 lalu...

Sep 24, 2010

Kak Wati

Lewat sebulan dua ini, tanyalah sesiapa pun...
apa dia topik perbincangan tatkala beraya..rata2 akan sebut tentang kes pembunuhan kejam Datuk Sosilawati & 3 yang lainnya....malahan, mungkin beberapa kes2 sebelumnya...

Kadang2 naik muak dgn suratkhabar2 yg sengaja meletakkan 'headline'2 sensasi, sekadar utk meraih 'rating' & jualan yg tinggi...

Utk kami sekeluarga, lebih mengenali beliau dgn nama Kak Wati.
Secara ringkasnya, ibu bapa Kak Wati merupakan anak angkat kepada keluarga sebelah mertuaku.

Sedari 2005, aku berpeluang berjumpa dgn Kak Wati.
Masa tu dia membuat kenduri doa selamat atau istilah zaman sekarang 'house-warming' di banglo mewah Taman Harmonis, Gombak. Kak Wati menyewa 2 biji bas utk mengangkut ahli2 keluarga dari Seri Medan, termasuk mak ayah mertua aku..

Sekitar 2006/07, baru2 lepas kahwin. Aku ke Tenggaroh, Mersing utk menghadiri satu majlis perkahwinan. Masa tu hanya ada Kancil, so terpaksa pinjam keta sahabatku Mohammad..PFX8870 (entah di mana kereta tu ye skrg?)
Di sana, aku berpeluang duduk semeja dgn Kak Wati & Nash (sebelum bercerai)..

Antara kenangan yg tak bole aku lupa ialah kali pertama beraya di rumah Kak Wati di Seri Medan adalah...
Kak Wati tidak menggunakan sampul duit raya...
ibarat seperti konduktor bas sambung2...pegang note RM100, RM50 & RM10 sebijik mcm pegang tiket bas...
Bayangkan kalau bapak budak mcm aku ni pun dihulurnya RM50 dgn selambanya..
Mak ayah lagi la, 2-3 helai note RM100...

Bilamana hari raya kedua, kebiasaannya akan ada open house di situ..seluruh kampung & kampung2 bersebelahannya akan turut serta..

Tak sangka, semua itu tinggal kenangan...
Sebenarnya, bukan wang ringgit jadi ukurannya..
Kemurahan hati Kak Wati, aku yakin sesiapa yg mengenainya secara peribadi pasti tak akan lupa...
Kerana itu juga, ramai yg ambil kesempatan...Byk juga cerita yg aku dengar dari mertuaku...Begitulah orang byk duit agaknya, ibarat gula yg dihurung semut...

Semoga....rohnya ditempatkan di syurga...
diampunkan dosa2nya & diganjari setiap amal kebaikannya...Amin...

Sep 16, 2010

Exposé (Soft Mode)

I must admit, my earlier posting was way too harsh, depending which side you are looking from..

The outburst, although true, might not be appropriate.

I was speaking through my heart. And I felt so relieved after that tell-all posting.
Mind you, it was just 50%-60% of the whole story.

Nevertheless, at least, people around me, who questioned my reaction during 2nd Raya (on the reception day at Pt. Sulong) will know why I behaved that bad..Somehow, I grateful, I still managed to control my anger, to ensure no unnecessary incident which might bring shame to Ayah, Atok Mok & the rest of my family. Something that I may regret for the rest of my life.

The only reason I wrote the other day, is to explain...what I feel all this while.

Ayah, the most patient person I ever met, is ever-forgiving. Every time Ayah asks me to be forgiving, I told him all I need is time. Hope Ayah will understand that.

After my exposé, I feel much better.

Yesterday, Y & A went back to Putrajaya. We shook hands, witnessed by Ayah. His prayer is answered. Again, I told them, all I need is time. It is so difficult to forgive, what more to forget. I may not possessing such a great character as Ayah. But I know, time will heal.

For what I did & wrote, I ask apology. I may reveal 'aib' & weaknesses of my own blood sister, which is forbidden as Allah reminds in Surah Al-Hujurat.

I won't create reasons to justify & claim whatever I did were all right.

I am just a normal person....anger, hatred &  all 'mazmumah' deeds misled me to do inappropriate actions.

Doesn't matter, who is right & who is wrong. 
Damage is done.
Let bygones be bygones.

I already did what I believed the best for everybody.
I will move forward and always pray for the best.

May Allah bless  & guide me for every single thing that I do in this world.
I ask for forgiveness, strength to follow the path of Rasulullah..

You my dear readers, are the witnesses, when my death came, that I have no more heart feeling for this ill-fated episode, one of the greatest test of my life so far...

Wassalam....


p/s: thanks for your comments & smses. I am grateful to have good friends surrounding me..

Sep 13, 2010

Exposé (Untold Story)

2008
Sekitar April, Y cuti semester yg panjang. Kerja part time di Giant Muar, jual tudung, bertaukeykan seorang warga Pakistan.

Masa tu, Atok Mok mula bimbang, jangan2 la ‘tersangkut’ dgn budak tu…
Hati2 bila dia beri makanan, arwah Mak & Atok Mok selalu pesan Y.

Sebulan sebelum raya 2008, aku dapat panggilan phone dari budak Pakistan tu, A namanya. Dia bagitau hasrat hati nak berkawan dgn Y, bla..bla..bla…

Aku, as any person around me knows, bukanlah seorang yg suka prejudis. Conclusion daripada perbualan kami kira2 sepuluh minit itu ialah, dia nak ‘melobi’ agar aku bagi support & endorsement bila Mak & Ayah tau perhubungan mereka. Pada aku takde masalah.

Bercakap melalui telefon, susah la nak judge kan. Tapi, as far as I am concerned, aku tiada halangan asalkan niat ikhlas.

Aku ajak dia datang rumah raya nanti.
Raya 2008, datanglah manusia bernama A ini ke rumah. Sebelum tu, dia pernah ke rumah jumpa Mak & Ayah. Mak & Ayah dah pre-empt aku, agak hesitate dgn budak Pakistan seorang ni. Bukan sekadar soal kewangan. Fizikal & taraf pendidikan  juga. Ye lah, Mak Ayah tentunya mahukan yg terbaik utk anak2nya. Kene ambil kira soal sekufu atau tidak.

Tolak soal2 material & fizikal ke tepi, pada aku bukan semua warga asing tu buruk. Di PwC, aku pernah team-up dgn seorang budak Pakistan masa audit di Plaza Sentral. Usman namanya.
Pokok pangkalnya, hati budi & akhlak baik. Fullstop.

1st impression, aku teragak2. Mungkin cara pakaian yg rugged, mungkin air muka yg ‘tut’. Tapi aku masih mampu bersangka baik saat itu.


Dia bawa sekali bermacam butir dokumen utk diendorse kami sekeluarga.
Bawak buku bank berbalance RM20,000 (sila wow OK), working permit, sijil berhenti sekolah (taraf SPM kalau di Malaysia) serta dokumen2 lain etc.
Aku pun tak le arif sgt soal working permit, PR etc. Belek2 dokumen lebih kurang..

Mak Ayah tanya pendapat aku. Aku pun tak tau nak cakap apa. OK la kot. Pasal takde apa2 reason utk aku kata tidak. Walaupun duit kat bank tu, anytime bole jadi RM0.00 (cam aku le tu..hehehe). Mak agak risaukan soal financial. Mak mana yg sanggup tengok anaknya melarat…
Pendek kata, jika kita mengiyakan kali ini, maka akan lebih jauh perhubungan mereka & lebih serius.
Mak Ayah putuskan utk izinkan berkawan biasa sahaja..

2009
Y graduated tahun 2009 (kalau tak silap aku). Chambering pula di Wangsa Maju.

Kerap juga Y pulang ke Muar, & pastinya mereka akan bertemu.
A ada sebuah Iswara..setiap kali jemput Y siap parking depan rumah. Ayah pernah meluahkan hasrat kurang senang dgn caranya itu.
Mana taknya, seingat aku, tak berani walau sekali aku nak menjemput wife aku (masa tgh bercinta) kat rumah. Kalau pun tak takut Allah, at least segan la dgn orang tua..

Kebetulan sekali aku balik ke Muar, masa tu nak dihantarnya Y ke rumah selepas keluar berdating. Aku ternampak Y siap salam cium tangan.
Amboi!!!!!

Masuk2 rumah, aku terus sound Y. Belum apa2 dah berani buat camtu.
Selang beberapa jam, A sms aku minta maaf on behalf dia & Y.
Dia bagitau mereka betul2 menyesal & takkan buat lagi. Siap pujuk rayu aku bagitau Y betul2 sedih bla..bla..bla…
Aku reply simple aje, minta maaf dgn Allah..
Sesungguhnya, aku pun bukanlah mulia sangat.
Tapi, agak2 la beb…..Jaga sikit batas tu.

Sebulan dua sebelum puasa, aku dpt panggilan telefon dari Ayah.
A & Y nak bernikah raya nanti. What?!!
Ayah minta pendapat aku. Aku tanya Ayah balik, Ayah OK ke?
Nada Ayah ragu2, tapi mengenangkan akibat2 buruk kalau hasrat tak dipenuhi, maka Ayah pasrah. Ayah pun ada bagitau, semua ahli2 keluarga lain tak setuju. Aku pun cakap la, kalau Mak Ayah setuju, aku ikutkan sahaja. Soal buah mulut orang lain, nanti akan diusahakan sama2. 

Mak pun tertekan. Puas juga nasihatkan Y supaya tak payah nikah dgn A tu. Tapi sejak sedari kecil, sukar utk tidak menolak sebarang permintaan Y.
Dan Mak pun ikutkan saja, bimbang takut kahwin lari dan sebagainya. Lagi la malu….
Tempoh puasa & raya tahun 2009 amat mencabar buat aku.

Setiap seorang yg aku jumpa, tiada langsung yg menyokong tindakan Mak Ayah ini.
A.M. menitiskan air mata di depan mata, disaksikan wife aku. Mintak sangat2 supaya dipertimbangkan semula keputusan ini.
Ditambah ahli2 keluarga yg lain, masin mulut A.M. ni. Harap2 sangatlah dibatalkan saja hasrat tu.

Aku jadi keliru. Masih ada secebis baik sangka pada hubungan mereka berdua, walaupun sedikit tercalar oleh insiden cium tangan itu…

Nak dijadikan cerita, seminggu sebelum majlis nikah (lebih kurang hujung Syawal 1430H / tahun 2009)....Entah kenapa, A minta tangguh majlis. Alasannya beberapa urusan yg belum selesai. Sepatutnya minggu tu mereka (A & Y) bersama2 Ayah harus ke Johor Bahru utk urusan interview dgn Ketua Kadi Negeri (begitu strict Johor punye urusan pernikahan, maskahwin je murah lagi RRM22.50 aje…)

Setahu aku, antara dokumen yg akan Pejabat Agama minta adalah surat pengesahan status bujang/berkahwin dari Majlis Agama di Pakistan tu.
Entah sampai sekarang Ayah tak tunjukkan pada aku. Berdasarkan perbualan aku dgn Ayah, surat yg difaks tu agak meragukan juga..

Masa tu, memang turning point yang terus menutup ruang utk aku berbaik sangka dgn si A ni.
Paling aku geram, setelah semua persiapan (catering dah ditempah, tok kadi dah diberitahu etc), suka suki je nak postpone last minute!!!
Bila aku renung2, mungkin ada hikmahnya…Bila cakap dgn Mak Ayah, diorang pun OK. In fact, masa set appointment ngan Ketua Kadi, Ayah ada bagitau juga harap2 Ketua Kadi tu dapat nasihatkan Yan tentang risiko2 berkahwin dgn warga asing ni.

Bermula dari situ, bermulalah sebuah episod baru.

Dibantu beberapa ahli keluarga yg lain, kami discovered permit yg digunapakai A selama ni, sejak lapan tahun sudah adalah permit pertanian. Maknanya pekerja di ladang etc. Tapi disalahguna hanya sekadar syarat melepasi sempadan Malaysia. Di sini, dia berniaga.
Terus aku terkenangkan dokumen yg ditunjukkan pertama kali berjumpa. Kat situ seingat aku siap ada title “Managing Director”..Cewah...

Oh, Ciki tertipu!!!

Berniaga, memanglah sunnah..Tapi kalau agak2 Rasulullah masih hidup, adakah baginda akan menyalahgunakan permit, membelakangkan peraturan yg ditetapkan oleh sesebuah pemerintah???? Ikutkan Y, ini sekadar fitnah dunia. Fine, Aku tak pandai sangat bab2 agama ni…
Bukan budak KISAS la katakan…

Pernah sekali, A ditahan di pusat tahanan PATI di KLIA kerana overstay. Menangis sakanlah Y. Mak & Ayah terpaksa meneman.
Ingat lagi kata2 Mak masa tu. Menangis bagai nak rak. Cukup tak berkenan Mak dgn peristiwa tu.

Dalam pada itu, Mak & Ayah terus ikhtiar berjumpa ustaz2 minta agar dilembutkan hati mendengar kata Mak Ayah.

Masa terus berlalu.

Ada sekali aku berjumpa Y di Alamanda, Putrajaya face to face, meluahkan rasa kurang senang kami semua dgn perhubungan mereka.
Y hanya diam, menangis…Aku cuba terangkan sebab2 kami tak bagi kahwin dgn A.
Even Ayah pun secara peribadi tidak senang. Tapi dek sayangkan anak perempuan yg seorang ni, terpaksa mengalah.

Kemudian aku arrangekan pertemuan dgn A, juga one to one di One Utama, utk meluahkan pendirian kami sekeluarga.

Aku explain satu persatu dgn dia. Bukan soal rupa, taraf pendidikan yg kami persoalkan. Satu2nya reason utk kami membantah perkahwinan ini adalah kerana bimbangnya Mak Ayah sekiranya A membawa pulang Y ke Pakistan lantas terus menetap di sana. Mendengarkan kisah2 klise, tentang Pakistan yg mengongkong isteri, menjadikan isteri ibarat hamba yg harus sentiasa patuh & taat without fail kepada suami.
Memanglah A cuba menyakinkan aku bahawa dia benar2 ikhlas & plan nak menetap terus di Malaysia.

Banyak lagi soal2 berbangkit, soal anak2, soal PR dsb.
Pendek kata, terlalu banyak risiko yg terpaksa kami sekeluarga tanggung jika terjadi apa2 kelak.

Aku minta, siap merayu agar renggangkan hubungan. Mungkin ambil masa, tapi slowly but surely tentu boleh. Tu je permintaan kami sekeluarga.

Ternyata, tak diendahkan rayuan aku tu...
Mereka terus berhubungan. Zaman skrg, bukannya mcm dulu2 bole dikurung anak dara dlm bilik. Y memiliki kebebasan mutlak. Apa lagi yg mampu dibuat utk menghalang.
 
Sekitar Dec, 2009 . Hari Ahad ptg… Y dtg di rumah aku. Lepas Maghrib & mandikan Amierah, Y terus tido.
Malam itu, banyak kali Ayah telefon tapi Y tidur mati langsung tak sedar. Aku angkat panggilan Ayah. Ayah bimbang kerana malam sebelumnya, dikatakan dia tak tidur kat rumahnya di Putrajaya. Terkejut gak aku mendengarnya.

Tanpa fikir panjang, terus aku browse segala sms dlm phone Y, kot2 ade klu ke mana Y pergi semalam.
Lantas aku terbaca beberapa sms yg membangkitkan api amarah aku

Antaranya, (without missing a single dot)
From A to Y (8:16am 27/11/09):
“Xpe la. Zairy pn dah gler skrang. Blik nnti nak jmpe die n n hentam die. Sayng tdo dlu la. Nnti abg call k. Nite mmuahh.”

Cepat2 aku forwardkan sms2 yg relevant ke handphone aku. Bahan bukti tu Joe!!
Aku bluetoothed juga beberapa foto yg aku kira amat melampau & tak bole diterima.
Antaranya:-



Aku terus call A & menengking sekuat hati. Tangan aku mengigil. Wife aku pelik, tak pernah nengok aku berperangai ala2 Hulk Hogan…
Memang kalau A ada depan aku, rase2 dah bertumbuk dah aku.
Aku cakap nak jumpa skrg. Dia dgn nada tak bersalah hesitate nak bagitau aku, dia kat mane masa tu.
Aku kata, nak jumpe die secepat mungkin. Biar settlekan once & for all!!!!

Aku kira malam tu ada communication between A & Y. Subuh esoknya, masa balik dari surau, keta Y dah takde. Mungkin Y dah tau aku marah2 mlm td & aku dah geledah phone die.

Mak Ayah sejak pagi dah call aku kat ofis, tanyakan perkembangan. Aku cakap memang nak jumpe budak celaka tu..
Dari percakapan Mak Ayah, bunyinya mcm sekarang mereka nak ke Putrajaya jumpa Y.
Blk kerja, aku amik wife & Amierah & bergegas ke Alamanda. Mak, Ayah, Y, A bersama kroni2 A(Pakistan) dah sedia menanti.
Mak awal2 dah ckp, pasal apa kroni2  A ni join sekali.
Konon2 mcm jurucakap pulak. Orang Pakistan ni cakapnye memang lembut & berbelit2..
Mana la gadis2 tak cair..
Aku luahkan perasaan aku yg mmg tgh geram. Aku cakap sekali yg Mak Ayah mmg dah tak setuju mereka bersama.

Tunjuk sekali sms konon2 nak hentam aku.
Mak punye la melenting, cakap nak buat report polis.
Mlm tu, tangan aku menggigil lagi. Ringan je nak sepak (pakai tangan) & sepak (pakai kaki) mamat sekor ni.
Mmg tgh marah api kemarahan.

Aku bagi kata dua kat Y. A ke Mak?
Y nak dua2…Begitulah jawab Y, tegas & agak kasar.

Sempat dibaginya aku sebijik, mengungkitkan kisah tahun 2007 masa aku ada konflik di tempat kerja & wife aku yg aku suruh dia berhenti kerja gara2 morning sickness yg teruk.
Fine. Sekurang2nya aku lega kerana dah minta maaf pada Mak Ayah berkenaan kejadian tu. Lagipun, niat aku merahsiakan kerana tak mahu mereka bimbangkan kami berdua.

Baru ku sedar, selama ni dia memendam begitu lama. Mujur Y meluahkan.
Kadang2 yg disangka kawan itulah lawan. Berwaspadalah..

Tiada yg positif dari pertemuan itu. Mak Ayah kata jangan, mereka berdua berkeras mahu teruskan. Si A lagilah, elok sikit dari tunggul kayu malam itu. Sikit2, tanya Y..sikit2 tanya Y…

Mak ajak Yan dtg rumah aku malam tu, dijawabnya…Y takkan datang rumah Abg EE. Mak tanya lagi, sampai bila..Y jawab “Sampai bila2…”
Fine. Berpeganglah pada janjimu itu wahai Y.

Masa aku buat kenduri doa selamat panggil org surau, sengaja aku buat ketika family belah mertua aku ada kat sini. Ramai yg bole bantu. Kalau buat time Mak ada, aku takut kesihatan Mak akan terganggu. Mak bukan reti duduk diam. Takut bila dia sibuk2, melarat pula sakitnya nanti.

Bole pulak Y cucuk jarum dgn Mak. Cakap masa pindah2 cari kita, masa makan2 tak jemput pun. Perghhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh……
Berkenaan majlis tu, fakta sebenar adalah aku pun jemput Mak Dah sekeluarga & Atok Mok jugak. Mereka singgah lepas pulang dari menziarahi Ayah Mie (almarhum). Oleh sebab ada yg buat statement taknak ke rumah aku sampai bila2, perlu ke dijemput??

Keadaan Mak sudah tak begitu baik ketika itu. Rawatan kimoterapi berjalan hingga ke Feb’10. Dalam pada masa yg sama, ikhtiar kami selanjutnya adalah mendapatkan khidmat nasihat Imigresen.

Memang si A ni kerap keluar masuk M’sia melalui Thai. Kadang2 ikut Penang. Entah, aku pun kadang2 malas nak ambil peduli....Oleh sebab ada informer yg rajin update, tahu la juga pergerakan si A ni.

Suppose dah blacklisted pasal penah overstay, tapi lolos….Biasa la, sempadan Malaysia ni bukannye kawad besi. Jaga sini, sebelah sana dia lompat masuk.
Apa2pun, permit terakhir didapati sebagai pekerja sebuah syarikat IT. CSA ke ape lebih kurang.. Valid sampai 2013.

Yang menariknya, Y pun confess (mengaku) kat Ayah, dah bayar RM10,000 kat imigresen.
Informer pun ada bagitau gak perkara yg sama.

Tapi imigresen sama imigresen, takleh le nak tikam kawan.
You scratch my back, I will scratch yours!!!!Diam diam sudah lah….

Ish, ape pulak salah..Fitnah dunia je semua tu…Bak kata Y.
Betul la tu. Jadi, tuan2 puan2 duit2 hasil sebegitu tidaklah menjadi satu kesalahan sebenarnya…

Y keje gomen, maybe termaktub dalam piagam?!! Tak usah heran la kalo ranking corruption Malaysia makin merudum…Ala, fitnah dunia je…..
Opss, sori kalo org2 gomen yg terasa di sini. Tak semua…

Segelintir cuma….

Patut la melambak dah orang2 asing kat Malaysia. Kat Low Yat pun skrg aku dengar melambak2 org Pakistan ni.
Nak datang, buat business silakan la. Tapi ikut la saluran yg betul..

Lagi satu, tolong la hormat orang.
Kalau family tak suka, ada la rasa malu sikit..

Antara merek berdua, kerap juga cash bertukar tangan antara Y & A. Antara sebab yg aku bole nampak ialah Y ni dah termakan byk budi. Pinjam duit (maybe tak perlu pulang kot)..
Sebab tu bila suruh lupakan A, Y akan jawab A dah byk berkorban..
Habis tu, Mak Ayah berkorban seumur hidup awak tu tak bernilai ke???

Fast forward...
Puas juga Ayah ikhtiarkan agar imigresen ni buat ambush kat Tropicana Mall City, tempat si A ni berniaga tudung.
Tapi setiap kali serbu, mesti dia menyorok.Kalau tak salah, tak perlu la nak menyorok kan?!

Waktu tu, Mak dah tak berapa kuat.
Mak mengadu, seminggu lebih dah Y tak call & agak lama tak blk Muar.
Sampaikan Ayah hantar sms lebih kurang berbunyi "Jangan sampai balik Muar ziarah batu nisan aje"
Yang geramnya, dibalasnya Y "Eloklah ingat kematian. Dosa sesama manusia kene minta ampun." Di mata Y, aku, Mak Ayah dah byk menganiaya si A ni...
Menyirap darah aku masa Ayah tunjukkan sms tu. Memang rase nak lempang orang je masa tu!!!!

Jalan terakhir, kami akalkan supaya ikut pergi ke JAWI. Konon2 utk uruskan soal nikah.
Bila dikaunseling seorang ustaz, tup2 Y mengaku yg mereka ni dah bernikah..tahun 2008...
Wah, ni cerita baik ni....

Masa tu Mak Ayah ada lagi di rumah aku...
Mak mengadu lagi, Y tak jenguk pun Mak yg tgh tunggu dalam kereta (Y & Mak Ayah ke JAWI dgn kereta berasingan)

Malam itu..
Kemuncaknya...bila Y sms Ayah bagitau kalau Y & A x dpt berkahwin, Y nak bunuh diri...Ayah mengalirkan airmata depan aku...

Kemudian dtg pula sms Y menuduh aku & wife aku menjadi dalang hingga Mak Ayah tak izinkan mereka kahwin...
Dikatakan aku penghalang kebahagiaan Y.
Y sms juga pada wife aku, kutuk kaw2 punye cakap wife aku ni macam2...Mak Ayah pun tak suka masa nak kahwin dulu...bla..bla..bla..
(Sila refer phone wife aku, masih segar di dlm inbox itu!!)

Saat itu, aku terus kecewa...Aku tak untung apapun menghalang mereka berkahwin & tak rugi apapun kalau izinkan mereka kahwin.
Niat aku cuma satu, hanya yg terbaik utk Y. Ditambah nasihat2 ahli keluarga lain & seorang pegawai imigresen sendiri yg sungguh2 minta kami halang.

Aku cuma pedulikan masa depan dia.
Tapi bila begitu kata2 Y, aku reply...selepas ini aku takkan peduli apa pun pasal dia lagi.

Jadi, aku terus berbincang dgn Mak Ayah..kita mengalah sahajalah. Izinkanlah mereka kahwin. Kalau itu benar2 yg diingini dalam hidupnya.
Tak sanggup aku nengok Mak & Ayah stress dgn keadaan skrg.

Ayah sms, izinkan mereka bernikah. Tapi bila Ayah cakap tanak buat kat rumah, Y reply pulak "Macam tak ikhlas je bunyi Ayah"..Subhanallah, TAK TAHU MALU!!!! Bagi nikah dah cukup baik.
Sedar la skt, org tak suka sebenarnya!!!
Dah la tu, kerap pula menelefon Ayah bertanyakan soal urusan penikahan. Tak ditanya langsung tentang kesihatan Mak yg kesakitan akibat kimoterapi...

Dipendekkan cerita...20 Jun 2010 dilangsungkan pernikahan di Masjid Putrajaya.
Awal2 aku dah pesan Mak Ayah, aku takkan hadir...

Masa majlis nikah, Mak dah tak larat nak bangun. Aku hanya mampu berdoa dari jauh.
Bukan doa utk pengantin. Doa agar Mak & Ayah tabah dgn dugaan ini...

Mudah sahaja hujah aku, masa nikah tahun 2008 dulu tak bagitau pun kita. Anggap macam kita dah mati gamaknya...

Utk makluman, Y & A claim yg mereka bernikah dgn org tabligh di Merlimau tahun 2008.
Bila Mak tanya kenapa tak bagitau, mereka cakap nak elak maksiat...
hohoho....Nak justified gambar di bawah ni kot...



Kira macam tak salah la, gambar ni diambil sekitar 2009. Maknanya mereka dah sah sebagai suami isteri...
Siapalah aku nak menentukan halal haram. Moga di padang Mahsyar nanti terjawab....

Mak agak kecewa aku tak dtg majlis nikah. Tapi Mak tetap harap nanti bila majlis di Muar, aku akan ada.
Apa nanti Mak nak jawab kalau sedara2 tanya, Mak memujuk.
Aku bagitau Mak insya-Allah aku akan blk 25 Julai tu nanti.
(Niat nak duduk depan pintu, tak berani masuk dewan takut aku mengamuk kat dlm tu)
Kita merancang, Allah menentukan...Mak pergi meninggalkan semua tanggal 8 Julai 2010.

Maka majlis resepsi di Hotel Seri Pelangi, Muar terpaksa dibatalkan.

Ramai ahli keluarga yg terkilan...hajat arwah Mak utk mengadakan majlis tak kesampaian..
Ramai yg plan utk tidak hadir majlis tu nanti sebenarnya..
Bila jadi macam ni, Atok Mok pakat2 dgn adik-beradik Mak yg lain utk buatkan majlis Raya ke-2 nanti. Demi memenuhi hasrat terakhir arwah...

Jodoh memang ketentuan Allah.
Tiada siapa yg mampu menghalang.
Namun, adakah jodoh itu yg terbaik??
Sama2lah berdoa....
Orang2 kafir tu pun jodohnya Allah tentukan. Namun pengakhiran di akhirat tak semestinya baik.

Bahagiakah ikatan pernikahan yg disulami cerca nista, air mata, derhaka, ugutan & lain2nya?

Satu pengajaran utk aku, seorang ibu pasti tidak ragu2 menebus nyawanya demi anak yg dikandung & dibesarkannya..

Aku harap anak2 yg bakal kami besarkan ini, mengerti apa itu kehidupan akhirat berbanding keseronokan hidup dunia yg fana ini....

Dalam sebuah episod sedih dalam hidup aku ini, memang aku punya kelemahan, kekurangan diri...Moga2 Allah ampunkan aku andai aku yg silap & batil...

Hati aku sangat pedih. Namun, pedih lagi hati Ayah diperlakukan sebegitu.
Satu sms Ayah yg tak mungkin aku lupa, inilah ujian terbesar dalam hidup Ayah..

Kini, Mak pula telah tiada..

Semoga aku punya kekuatan utk terus berbakti pada Ayah, di kala aku susah atau senang, di kala permintaan dipenuhi ataupun tidak...

Untuk sesetengah orang, maaf mungkin mudah. Namun, setelah apa yg aku lalui, biarlah masa yg menentukan...

Masih ku ingat kata2 Mak sejurus kami bersepakat merelakan pernikahan mereka..
"Lepas ni, keadaan mesti dah tak macam dulu kan EE?!"
Rupa-rupanya itu antara kata2nya yg terakhir....

Buat "senseless Y" & "selfish A"..
Hajat2 kalian dah dipenuhi...Semoga berbahagia dunia & akhirat..


~ End of Story ~

Sep 10, 2010

Kau Pergi Jua

Ramadhan sudahpun melabuhkan tirainya..
Cepat benar masa berlalu, masih byk 'hutang2' dgn Allah yg masih belum dilunaskan...

Terasa sgt, tak layak rupanya aku utk meraikan sebuah kemenangan di malam Syawal..

Harap2...sekelumit amalan yg dipersembahkan tidaklah pula dicampakkan ibarat kain buruk, tatkala menghadap Allah kelak...

Banyak juga iktibar & pengalaman2 yg baru ditimba buat pedoman...
Mudah-mudahan redha Allah bersama2 kita, asalkan ikhlas & istiqamah kita dlm mencari redhaNYA..

Syurga Allah itu diraih bukan dgn sedikit atau banyaknya amalan..tetapi dgn rahmat Allah jua..

**********

Memori Ramadhan 1431H

Tanggal 04.09.10, berkesempatan utk bertemu rakan2 seperjuangan tatkala di UIA dulu..
Sebelum2 ni, selalunya kami berbuffet di luar.
Namun, tahun ini ubah selera..
Potluck buffet, begitulah konsep yg dipersetujui semua.
Pada aku bukan makanan jdk ukuran, lebih pada pengisian.

Dapat bersolat Maghrib, Isya' & Terawikh berjemaah bersama2, ternyata ada 'zouk' yg tak mampu aku jelaskan dgn kata2..

Itulah antara pengajaran Ramadhan utk aku kali ini, ikhlaskan niat, perbaiki & perbaharui sentiasa.

Sering kita berniat & azam pada awalnya, tapi selalu pula kita ter'alpa' & terleka di pertengahannya..Natijahnya, pengakhirannya pasti kurang sempurna...


More pictures click here.

Thanks everybody, semoga ukhwah berkekalan hingga akhir hayat.

**********

Salam Aidilfitri 1431H

Usah ditanya bagaimana sambutan tahun ini.
Pemergian Mak meninggalkan bekas yg dalam di sanubari aku..

Buat pertama kalinya dlm hidup aku, tiada baju Melayu yg aku tempah.
Jika sebelum2 ini, pasti Mak yg beria2 memastikan segalanya 'in order'..

Di kesempatan ini, ingin aku memohon ampun & maaf pada kalian yg sudi membaca coretan aku di sini.

Moga Ramadhan yg dilalui dpt dijadikan azimat & pedoman buat hari2 yg mendatang...

Selamat Berhari Raya...

Agak terlewat utk aku mengingatkan..hidupkanlah 2 malam hari raya, mudah-mudahan hati kita takkan mati tatkala dimatikan hati2 umat manusia...Amin....



Sep 5, 2010

An Epilogue (final episode)

++Previous episodes++

8th July 2010
Pkl 4am aku bgn pagi itu..
Aku blk ke DC utk amik baju keje, perlu sambut visitor dr Indonesia lps lunch nanti..

Lps Subuh, belikan nasi lemak utk semua..terus bergegas ke HUKM.
Keadaan Mak tiada perubahan..Masih bernafas guna tiub oksigen..Terkenang kata2 Dr.Azrif semalam..
Agresifnya sel kanser yg menyerang Mak. Baru 2 minggu lps Mak duduk di DC, jagakan Amierah kerana isteriku berkursus BTN di K.Pilah..

Aku belum puas berbakti pada Mak...
Hari itu, aku plan ke ofis sebentar..sebenarnya keliru utk buat keputusan..
Antara tuntutan kerja & tanggungjawab sebagai seorang anak...
Tapi, andai Mak boleh berkata2, pasti disuruhnya aku ke ofis...

Mak orang yg paling risaukan aku, sekiranya aku ada masalah di tempat kerja..
Dulu kat PwC, Mak bersungguh mtk aku crk keje lain, akibat excessive travelling...
outstation ke Sarawak & Sabah...Mak risaukan makan minum aku, selalu pesan aku hati2..takut aku 'tersangkut' di sana...
Itu antara sebab kenapa aku kini di Toyota..

Bila aku pernah ada problem dgn boss, Mak yg paling supportive..
Dihantarnya air dr seorang ustaz, buat penguat semangat.
Berkat doa Mak, aku mampu bertahan sehingga sekarang..

Bila aku khabarkan tentang offer bos utk promote aku, beliau sgt gembira...
Pelik juga dia bila aku bagitau aku reject offer tu.
Tapi aku counter blk, explain kat Mak aku belum ready..
High reward, high risk...
Responsibility comes with a price..
Sebab aku blm sedia utk korbankan quality time bersama org2 tersayang..
Aku serahkan padaNYA jua...

Seorang Dr. dtg buat check up...
Dia pesan, Mak dlm dying condition...
Dia bagi tips, perhatikan nafas..Bila makin perlahan, maka bersedialah...

Aku call bos mtk excuse tak dpt dtg ofis..
Mujurlah dia memahami...

Aku sms adik2 aku, mtk diorg cepat2 dtg HUKM.
Aku sms kat saudara mara, mohon keampunan buat Mak agar dipermudahkan 'urusan'.

Tiba waktu Zuhur..nafas Mak makin perlahan..Aku pegang kaki kiri, sejuk sungguh ibarat 'chilled'..Kaki kanan masih hangat..
Aku yakinkan diri, terus ke surau utk solat Zuhur..Harap2 Mak tak pergi tanpa aku di sisi.

3.15pm...aku rasa kaki kanan Mak dah sejuk sepertimana kaki kiri..
Aku cuit Ayah, bagi isyarat supaya standby..

Ayah, Yan, Wan, Syafiq & aku bergilir2 membisikkan kalimah Allah di telinga...
Aku yakin, setiap nafas Mak yg perlahan & dalam itu mengikuti bicara kami, insya-Allah...

Pertama kalinya dlm hidup aku, melihat bagaimana nyawa seorang itu ditarik...
Tepat jam 3.45pm, Mak menghembuskan nafas terakhirnya...

Benahlah firman Allah...bila sampai ajal seseorang, tidak akan diawalkan mahupun dilewatkan walau sesaat.

Tak sangka, Doc bagi tempoh seminggu-3 minggu..
Sehari sahaja, Mak dah pergi buat selamanya....

Puas aku menenangkan Syafiq yg meraung...
Ayah tampak tenang....di hati, siapalah yg tahu...
32 tahun mereka bersama....

Syukur pada Allah, semua anak2 di samping. Berkat kasih sayang Mak yg tidak jemu mendoakan anak2nya...
Mak paling seronok kalau anak2 blk ke rumah..
Masa sihat, pasti dimasakkan makanan2 favourite kami..

Bersyukur sangat, dpt mandikan & kapankan Mak bersama adik2 aku semua..
Hanya itu khidmat terakhir kami buat Mak..
Perginya Mak, mungkin baik utk Mak & semua yg ditinggalkan..

Mudah-mudahan segala amal soleh, ilmu2 yg disampaikan (Mak seorang guru di Maktab Adabi) & doa anak2nya sebagai bekalan buat bertemu Allah, Amin...

Al-Fatihah...


Aug 31, 2010

..still searching..

Alhamdulillah...
dpt cuti berturut2 5 hari (Nuzul Quran - Merdeka), dihabiskan sepenuhnya di kampung..
Pendek kata, setiap detik dimanfaatkan sepenuhnya..
Walaupun terkejar2 antara Tmn Saujana, Pt Baru & Pt Sulong, aku puas..

Sedar tak sedar dah memasuki fasa terakhir di bln Ramadhan...
Memanglah...ada kalanya terasa sangat2 ralat kerana kejap benar masa berlalu sedangkan amalan yg dikutip tak seberapa...

Saban tahun, antara perangai yg susah aku nak buang adalah mencari tanda2 bilanya berlaku malam yg lebih baik dari seribu bulan itu..

Bukan menyalahkan ustaz2 & cikgu2 masa aku kecil dahulu..
Tapi itulah hakikatnya, sering kami didodoikan tentang kisah2 pokok2 yg sujud...serta bermacam lagi kisah2 yg mengagumkan
Mungkin dgn harapan, akan memberi semangat utk kami berusaha mencarinya..

Setiap pagi, akan aku tilik matahari...jika redup maka tertanya2lah mungkinkah malam tadi berlakunya Al-Qadr itu??

Sukar mengikis tabiat itu..
Namun tahun ini aku mendapat perspektif baru...

Apalah gunanya kita sedar kehadiran malam itu sedangkan sepotong doapun kita tak pohon, apatah lagi amalan2 lainnya yg dituntut baginda Rasululllah s.a.w. (Qiamulail, berdoa & mengaji Al-Quran)

Seorang ustaz berpesan, malam Al-Qadar itu, hanya yg empunya diri mampu merasakannya...

Lantas, tak usah gusar andai kita dengar sahabat2 kita menjumpai malam bertuah itu..
Cukuplah kita dgn amalan & mujahadah kita agar dipertemukan...

Moga hidayah, redha & rahmat Allah sentiasa bersama kita, sepanjang Ramadhan ini & bulan2 seterusnya....
Remember, SPRINT!!! while we still can...


Aug 24, 2010

N + 15

Well....half Ramadhan already gone before we knew it!!!

Test can come in many ways, whether we like it or not..
Speaking of which, Ramadhan is all about tests..

Refrain ourselves doing bad, inculcate good deeds...the list goes on..just the matter of doing or not...

As for me, this year is equally tough..
Day after day...it is so hard to decline invitation for breaking fast..

First, on halal venue..(hot topic of the day)
Secondly, to eat less & zero waste (I am so amazed..Malaysians really can 'eat')   
Last but not least, catch-up for terawikh...

Pity my Nadiah & Amierah...
Please serve it as my duty..I am new in this area, whereby PR is very important.

Hope this Ramadhan can make me a better man..
To remember Allah while in pain or joy..

Happy fasting to all...
It's never too late to start & continue what we left behind...

Aug 20, 2010

Lesson for Today

Subuh tadi, tergerak utk ‘tuang’ solat jemaah kat surau.
Banyak sgt urusan duniawi blm disettlekan, nak iron baju, tolong wife aku sidai baju & mandikan Amierah.
Ye la, kesian gak kat wife..dah la tgh sarat, bgn pagi2 utk memasak, basuh pinggan & mengemas…
Kalo solat kat umah je,at least save 20-25 min…
Seperti biasa, 6.45am keluar umah…
Tiba2, aku terperasan handphone pulak tertinggal…Arghhhhh….
Patah balik!!!!Sejak join procurement, ini antara gadget yg tak bole diabaikan..
Sampai kat Bt.3, aduyai..traffic light pulak rosak…
At last, aku kelewatan….lebih lewat daripada biasa!!!!
Padan muka…

Begitulah….keberkatan memang tak dapat diukur & dilihat.
Ia hanya dapat dirasa….
Beruntunglah orang2 yang dikurniakan Allah keberkatan itu..

What a lesson of Ramadhan….

Aug 17, 2010

Kisah Ramadhan

Tahun 2ooo

Masa tu baru 1st semester kat Main Camp, UIA Gombak.
Satu hari di bln Ramadhan, kami beramai2 ke Matric PJ..berbuka puasa dgn rakan2...
Entah macam mana, kene food poisoning pulak..bahana makanan kat bazaar Ramadhan seksyen 16...

Kalau dah food poisoning, faham2 sajelah...muntah2, cirit2 etc...
Dlm pkl 10, kebetulan Mak telefon, tanyakan khabar...
Aku ceritakanlah keadaan aku yg sebenar..

Lebih kurang jam 12 tgh malam....Mak & Ayah tiba di Gombak dari Muar..
Membawakan seperiuk bubur nasi buat aku....siap dgn rice cooker baru (dipakai hinggalah final semester di UIA)

Begitulah kasih Mak Ayah yg takkan mampu aku balas sampai bila2...

Malam tadi aku termimpikan Mak..
Ada kenduri, ramai yg datang..Kemudian Mak bangun & ucapkan terima kasih pada semua hadirin...Terus aku terbangun utk sahur pagi ini....

Renung2kan pesan Rasulullah..celakalah 3 golongan ini...
  • Seseorang yg bila tiba bulan Ramadhan, tapi dosa2nya tidak terampun
  • Seseorang yg tidak berselawat bila mendengar nama Rasulullah s.a.w.
  • Seseorang yg masih ada ibu bapa tpi tidak membuat khidmat bakti kepada mereka

Ya-Allah, berikan kami kekuatan utk menjadi lebih bertaqwa kepadaMU, Amin.....










Aug 16, 2010

N + 5

How's Ramadhan so far??

Moga2 pesanan Imam Ghazali dpt kita jadikan pedoman (self-explanatory):-
  • Jaga Mata
  • Jaga Telinga
  • Jaga Lidah
  • Jaga Tangan & Kaki
  • Elakkan pembaziran (bersederhana - makanan, pakaian & lain2nya)
  • Khauf (takut, risau & bimbang kalau2 ibadah puasa kita sekadar lapar & dahaga)

Ramadhan medan ujian...
Semoga 30 hari yg dilalui dpt melenturkan hati kita agar sentiasa berdamping dgn kebaikan & menjauhi keburukan..
Wallahua'lam..

Aug 10, 2010

N - 1



Kepada semua,

Ampun & maaf atas segala kesalahan tutur kata, perbuatan, penulisan mahupun tingkah laku...

Semoga dapat kita lalui Ramadhan kali ini dgn lebih baik dari Ramadhan2 sebelumnya, Insya-Allah....



Ikhlas,

Mohd Zairy Mohd Tamam

Nadiah Misman

Amierah Humairah



****************************

Ku mengharapkan Ramadhan
Kali ini penuh makna
Agar dapat kulalui
Dengan sempurna

Selangkah demi selangkah
Setahun sudah pun berlalu
Masa yang pantas berlalu
Hingga tak terasa ku berada
Di bulan Ramadhan semula

Puasa satu amalan
Sebagaimana yang diperintahNya
Moga dapat ku lenturkan
Nafsu yang selalu membelenggu diri
Tiada henti-henti

Tak ingin ku biarkan Ramadhan berlalu saja
Tuhan pimpinlah daku yang lemah
Mengharungi segalanya dengan sabar
Kita memohon pada Tuhan diberikan kekuatan
Ku merayu pada Tuhan diterima amalan

Selangkah demi selangkah...
Dengan rahmatMu oh Tuhanku...
Ku tempuh jua

Aug 8, 2010

An Epilogue (updated 7.8.10)

Prior to 5 Julai 2010
Sejak seminggu lps, tiap2 hari aku follow up ngan Ayah, tentang keadaan Mak yg tak lalu nak makan, kerap muntah bile makan byk..Mula2 aku call Dr.Azrif, yg handle kes Mak. Tapi dia di Spain, ade conference. 6 Julai baru blk..Doc2 yg lain byk yg under-training or rotation.
Aku cuba call HUKM mtk advice, psl monthly appointment 20 Julai nanti. Diorg ckp kalo kritikal, terus bwk gi Emergency.
Or else, bawak gi Hospital Muar dulu. Tapi aku cakap Ayah, Isnin ni bwk terus HUKM..hope diorg akan entertain..
(Patient ramai sgt, kadang2 yg walk-in ni kene tunggu lambat skt)

5 Julai 2010
Pagi tu dari Muar, Ayah bwk Mak gi HUKM..Dlm pkl 12pm gitu, aku mtk permission boss aku nak keluo kejap...
Alhamdulillah, sampai2 je sana, Prof. Fuad (Head of Onkology) sedang check previous record Mak..
Seminggu lebih tak jumpa Mak, susut berat badan Mak. Aku panggil dia sahut, tapi respon sgt lemah.. Bayangkan sehari cuma sesudu nasik je yg Mak makan..

After a few physical check etc...Prof. Fuad suruh Mak masuk wad..Sedang Ayah sorong Mak naik wheelchair keluar bilik Prof, aku tanya Prof camne keadaan semasa Mak. Sejak abis kimo Feb'10 & even masa kimo, mmg tak penah Mak muntah2..

Aku            : Camne Mak saya Prof?
Prof Fuad  : (Geleng kepala). Your mum is going downhill?
Aku            : Downhill?

Mendalam sungguh maksud Prof tu. Aku cuba berfikir positif, tapi gugur juga air mata ini..
Maafkan Ee Mak, tak banyak yg Ee dpt tolong...

Aku settlekan urusan check-in Mak ke wad, call wife bagitau perkembangan semasa..
Dia pun mtk blk awal, nak pack up (plan nak temankan Mak mlm ni di wad)

Aku balik ofis semula..
Sejak join Procurement, something I don't have is time...
Aku settlekan mana2 yg kritikal..Toyota Indonesia pulak nak dtg visit supplier Khamis ni. Aku pulak yg in-charge supplier tu..Arghh...kusut...
5.30pm terus cabut ke HUKM semula.

Mak dah dimasukkan ke wad onkologi..
Doc dah bagi painkiller (morphine), maknanya die akan dlm separa sedar...

Saudara-mara dah kami maklumkan tentang keadaan Mak.
Harap2, di wad nanti terjaga makan minum Mak. At least, bag2 air (sodium) tu dpt tambah tenaga Mak.

Lewat petang, Mak Shirin, sepupu Mak (adik kepada arwah Ayah Mie) dtg..Malam pulak Mak Dah sekeluarga pun dtg...

Rupa2nya kat wad pompuan, waris laki2 takleh overnite..Mujurlah semua baju2 dah stand-by. Sendirian la wife aku nampaknye menemankan Mak...
Aku bawa Ayah & Amierah balik. Ayah kepenatan, seharian suntuk di HUKM.
Harap2 Mak dpt berehat, ada kekuatan semula utk berbual2 seperti biasa..

6 Julai 2010
Pagi lepas singgah anto Amierah kat taska kat Masjid Wilayah terus bergegas ke HUKM. Company ade compassionate leave 2 hari, mmg aku plan nak cuti bergilir jaga Mak.
Sampai2 ade sorg Doc pompuan baru lepas nengok keadaan Mak.
Aku tanya camne perkembangan semasa Mak. Doc cuma ckp, dlm 3-4 hari, kalo kesihatan Mak elok, maybe bole bawak balik rumah. Lega sekejap bile dengo.
Pasal makan Mak, nanti dietician akan advise, whether bagi minum susu, or masuk fluid ikut tiub melalui mulut...By all means Doc, asalkan Mak kembali sihat....

Pagi Mak sempat sebut nama Amierah..Aku pesan ptg nanti Amierah dtg nengok Tok Mak..

Ramai juga yg berziarah...Tok Long (ibu kepada Ayah Mie, serta anak2 Mak Nur & Mak Zani, Tik). Tgh hari, Mak Dah, Tok Safi, Tok Anjang, Tok Pet dtg.
Petang pulak Tok Mok, Pak Su & Mak Su pun dtg. Mak & Ayah mertua aku bersama jiran sebelah Cik Hasan pun tiba dari Johor...

Ptg aku bergegas ambil Amierah dari taska. Dapatlah juga dia memanggil2 Tok Mak..

Mak, masih bole respon..
Bile dipanggil, dia akan menoleh. Doc pesan, bercakap2lah dgn Mak..
Dia dengar, cuba akibat painkiller, agak khayal kadang-kala...

Aku bisik2kan kata2 semangat..Mak akan baik semula. Doc kata dlm 3-4 hari Mak dah bole balik..Mak cuma mengangguk..

Mlm tu, Yan meneman Mak di hospital. Wife aku insist utk teman Mak jugak. Tapi Atok Mok pesan, kesihatan baby pun kene jaga..
Kami bertiga blk ke Coalfields. Ayah & Syafiq tido di surau HUKM. Pandai2 masing2 menyorok kalo ade security yg meronda...

Berat hati nak tinggalkan Mak di wad..

7 Julai 2010
Pagi2 masa bgn tido, Amierah yg biasanya akan mtk air milo (susu coklat) tiba2 cakap
"Tok Mak mana? Miyah nak tunjuk keretapi kat Tok Mak..."
Sebak aku & wife mendengarnya...
Mungkin sesuatu yg dimimpikan Amierah sehinggakan terungkap kata2 itu....

Aku masih plan utk cuti...maybe indefinite...compassionate leave berakhir harini.
Hari2 seterusnya, aku tawakal..
W/p tergerak utk aku masuk juga ke ofis, mungkin bergilir2 dgn adik2 yg lain..tapi aku tak sampai hati..nak berenggang dgn Mak..
Sedangkan nak ke toilet & solat pun, hati aku dah gelisah..mana mungkin aku bole buat keje2 yg lainnya... 
Dalam saat2 begini, kalau aku diberhentikan pun, rasa2nya aku rela....

Apalah sangat pengorbanan ini kalau dibandingkan dgn pergorbanan Mak & Ayah yg selama ini tanpa jemu, tanpa mengeluh & tanpa minta dibalas....

Lepas hantar Amierah ke taska, terus ke HUKM..
Setibanya aku, Dr.Azrif, Prof. Fuad & pakar2 onkologi yg lainnya dtg buat rondaan...
Dr.Azrif panggil Ayah & aku agak jauh dari katil utk berbicara...
"Pn.Zainah in bad condition. Hatinya dah tak berfungsi secara normal"
That explains kenapa Mak muntah2 & hilang langsung selera makan..Hatinya sudah reject sebarang makanan..Doc cuma pesan bole bagi minum air..The worst is yet to come...
Dr.Azrif sambung lagi "Saya minta maaf, utk keadaan Pn. Zainah biasanya hanya ada masa 1-3 minggu sahaja lagi"
Tersentak jantung aku..Aku pandang Ayah. Wajahnya tenang..Ayah memang sentiasa tenang..Aku jeling ke arah katil, Mak tgh tidur...mengalir air mata ini tak mampu tertahan....
Ya-Allah, takkanlah cepat sangat Mak nak tinggalkan kami....

Dr. Azrif minta maaf & terus berlalu, aku kira dia sudah biasa berdepan dgn situasi begini..Biarlah dia berterus terang daripada memberi sebarang harapan palsu..Aku tahu dia sudah beri yg terbaik..

1-3 minggu???Aku tahu itu cuma anggaran..Ajal itu Allah yg tentukan...
Maka, seharusnya aku berdoa & tidak berhenti berdoa....

Seharian hari itu....mata aku sering berkaca tiap kali aku renung muka Mak..
Lesu sungguh muka Mak...maklum sahaja hampir dua minggu tiada apa yg mampu ditelan..
Hanya harapkan air pakai drip buat menambah tenaga..

Ptg itu, Mak dipakaikan oksigen kerana nafasnya agak tercungap2. Mula2 kami agak terganggu sebab sukar bagi kami membisikkan kalimah2 Toyyibah di telinga Mak..
Tapi doktor yakinkan dgn cara ini, kesakitan Mak dpt dikurangkan...

Menyakini Mak masih mendengar, kami sekeluarga bergilir2 membisikkan kalimah Allah ke telinga Mak.
Mudah-mudahan Mak mendengar & mengucapkannya sama...

Lewat petang, semakin ramai yg dtg berkunjung.
Sahabat sepejabatku, Kasturi & hubby Tony turut hadir.
Mereka berdua antara pengunjung tetap tatkala aku terlantar di hospital 2008 dulu..
Moga kalian berdua dikurniakan hidayah Allah, Amin...

Malam itu, kami tidur di rumah sewa di bawah seliaan HUKM di flat Sri Labuan. RM1o semalam..Tak sampai 5 minit dari HUKM.

Antara aku & Ayah, tak banyak yg dibualkan..Masing2 melayan perasaan. Ayah tido di ruang tamu..Aku tatap wajah Ayah...Berat sungguh ujian2 yang menimpa Ayah setahun kebelakangan ini. Harap2 aku dpt meringankan beban Ayah, walaupun tak banyak....


~to be continued~





Aug 3, 2010

N - 7

another 24 hours x 7 days..exactly...

thought of the day...
Berdoa
bukan untuk memberitahu Allah apa yang kita pinta,
kerana tanpa diberitahu pun
Allah sedia mengetahui.
Doa ialah pengabdian daripada seorang hamba kepada Tuhannya
(dipetik dari Majalah Solusi isu no.22)

**********************

bimbangkan diri aku sendiri sebenarnya..
terasa belum bersedia apa2 langsung utk menghadapi sesuatu yg seharusnya dinantikan oleh kita semua, setiap insan yg bergelar Muslim..

benarlah kata2 Rasulullah, iman itu bertambah & berkurang...

diharapkan, dgn coretan2 seperti ini, dapatlah kiranya membangkitkan 'mood' serta semangat agar mempersiapkan diri..mental, fizikal & spiritual...

semoga dipanjangkan usia hingga detik itu...Amin...



Jul 31, 2010

Wish You Were Here

Tiba dari Coalfields kira2 12 tgh malam tadi...
Agak aneh perasaannya...bila menjejakkan kaki di rumah No.50, Taman Sri Saujana ini..

Terasa kosong...terasa tak lengkap bila disambut oleh Ayah sendirian...

Begitulah sunnatullah...
Yg hidup pasti akan pergi..

Bangun pagi begitu juga..
Terasa kerinduan yg teramat...

Saat menjejakkan kaki menziarah pusara Emak, tenang sejenak jiwa ini..

Aku bukanlah insan soleh..
Tentu saja bimbang, tak mampu memenuhi kriteria amalan2 yg tak putus utk org yg sudah ke rahmatullah....

Emak, Ee pohon ampun & maaf atas segalanya...Ee akan cuba & terus mencuba..
Sehingga diri ini benar2 layak digelar anak yg soleh..
Agar doa2 ini, terus sampai ke pangkuan Emak...
Beroleh rahmat Allah di alam barzakh...Ditempatkan di syurga, bersama para anbiya' & solihin....
Amin...

Al-Fatihah



Jul 27, 2010

An Epilogue (updated 7.8.10)

Prior to 5 Julai 2010
Sejak seminggu lps, tiap2 hari aku follow up ngan Ayah, tentang keadaan Mak yg tak lalu nak makan, kerap muntah bile makan byk..Mula2 aku call Dr.Azrif, yg handle kes Mak. Tapi dia di Spain, ade conference. 6 Julai baru blk..Doc2 yg lain byk yg under-training or rotation.
Aku cuba call HUKM mtk advice, psl monthly appointment 20 Julai nanti. Diorg ckp kalo kritikal, terus bwk gi Emergency.
Or else, bawak gi Hospital Muar dulu. Tapi aku cakap Ayah, Isnin ni bwk terus HUKM..hope diorg akan entertain..
(Patient ramai sgt, kadang2 yg walk-in ni kene tunggu lambat skt)

5 Julai 2010
Pagi tu dari Muar, Ayah bwk Mak gi HUKM..Dlm pkl 12pm gitu, aku mtk permission boss aku nak keluo kejap...
Alhamdulillah, sampai2 je sana, Prof. Fuad (Head of Onkology) sedang check previous record Mak..
Seminggu lebih tak jumpa Mak, susut berat badan Mak. Aku panggil dia sahut, tapi respon sgt lemah.. Bayangkan sehari cuma sesudu nasik je yg Mak makan..

After a few physical check etc...Prof. Fuad suruh Mak masuk wad..Sedang Ayah sorong Mak naik wheelchair keluar bilik Prof, aku tanya Prof camne keadaan semasa Mak. Sejak abis kimo Feb'10 & even masa kimo, mmg tak penah Mak muntah2..

Aku            : Camne Mak saya Prof?
Prof Fuad  : (Geleng kepala). Your mum is going downhill?
Aku            : Downhill?

Mendalam sungguh maksud Prof tu. Aku cuba berfikir positif, tapi gugur juga air mata ini..
Maafkan Ee Mak, tak banyak yg Ee dpt tolong...

Aku settlekan urusan check-in Mak ke wad, call wife bagitau perkembangan semasa..
Dia pun mtk blk awal, nak pack up (plan nak temankan Mak mlm ni di wad)

Aku balik ofis semula..
Sejak join Procurement, something I don't have is time...
Aku settlekan mana2 yg kritikal..Toyota Indonesia pulak nak dtg visit supplier Khamis ni. Aku pulak yg in-charge supplier tu..Arghh...kusut...
5.30pm terus cabut ke HUKM semula.

Mak dah dimasukkan ke wad onkologi..
Doc dah bagi painkiller (morphine), maknanya die akan dlm separa sedar...

Saudara-mara dah kami maklumkan tentang keadaan Mak.
Harap2, di wad nanti terjaga makan minum Mak. At least, bag2 air (sodium) tu dpt tambah tenaga Mak.

Lewat petang, Mak Shirin, sepupu Mak (adik kepada arwah Ayah Mie) dtg..Malam pulak Mak Dah sekeluarga pun dtg...

Rupa2nya kat wad pompuan, waris laki2 takleh overnite..Mujurlah semua baju2 dah stand-by. Sendirian la wife aku nampaknye menemankan Mak...
Aku bawa Ayah & Amierah balik. Ayah kepenatan, seharian suntuk di HUKM.
Harap2 Mak dpt berehat, ada kekuatan semula utk berbual2 seperti biasa..

6 Julai 2010
Pagi lepas singgah anto Amierah kat taska kat Masjid Wilayah terus bergegas ke HUKM. Company ade compassionate leave 2 hari, mmg aku plan nak cuti bergilir jaga Mak.
Sampai2 ade sorg Doc pompuan baru lepas nengok keadaan Mak.
Aku tanya camne perkembangan semasa Mak. Doc cuma ckp, dlm 3-4 hari, kalo kesihatan Mak elok, maybe bole bawak balik rumah. Lega sekejap bile dengo.
Pasal makan Mak, nanti dietician akan advise, whether bagi minum susu, or masuk fluid ikut tiub melalui mulut...By all means Doc, asalkan Mak kembali sihat....

Pagi Mak sempat sebut nama Amierah..Aku pesan ptg nanti Amierah dtg nengok Tok Mak..

Ramai juga yg berziarah...Tok Long (ibu kepada Ayah Mie, serta anak2 Mak Nur & Mak Zani, Tik). Tgh hari, Mak Dah, Tok Safi, Tok Anjang, Tok Pet dtg.
Petang pulak Tok Mok, Pak Su & Mak Su pun dtg. Mak & Ayah mertua aku bersama jiran sebelah Cik Hasan pun tiba dari Johor...

Ptg aku bergegas ambil Amierah dari taska. Dapatlah juga dia memanggil2 Tok Mak..

Mak, masih bole respon..
Bile dipanggil, dia akan menoleh. Doc pesan, bercakap2lah dgn Mak..
Dia dengar, cuba akibat painkiller, agak khayal kadang-kala...

Aku bisik2kan kata2 semangat..Mak akan baik semula. Doc kata dlm 3-4 hari Mak dah bole balik..Mak cuma mengangguk..

Mlm tu, Yan meneman Mak di hospital. Wife aku insist utk teman Mak jugak. Tapi Atok Mok pesan, kesihatan baby pun kene jaga..
Kami bertiga blk ke Coalfields. Ayah & Syafiq tido di surau HUKM. Pandai2 masing2 menyorok kalo ade security yg meronda...

Berat hati nak tinggalkan Mak di wad..

7 Julai 2010
Pagi2 masa bgn tido, Amierah yg biasanya akan mtk air milo (susu coklat) tiba2 cakap
"Tok Mak mana? Miyah nak tunjuk keretapi kat Tok Mak..."
Sebak aku & wife mendengarnya...
Mungkin sesuatu yg dimimpikan Amierah sehinggakan terungkap kata2 itu....

Aku masih plan utk cuti...maybe indefinite...compassionate leave berakhir harini.
Hari2 seterusnya, aku tawakal..
W/p tergerak utk aku masuk juga ke ofis, mungkin bergilir2 dgn adik2 yg lain..tapi aku tak sampai hati..nak berenggang dgn Mak..
Sedangkan nak ke toilet & solat pun, hati aku dah gelisah..mana mungkin aku bole buat keje2 yg lainnya... 
Dalam saat2 begini, kalau aku diberhentikan pun, rasa2nya aku rela....

Apalah sangat pengorbanan ini kalau dibandingkan dgn pergorbanan Mak & Ayah yg selama ini tanpa jemu, tanpa mengeluh & tanpa minta dibalas....

Lepas hantar Amierah ke taska, terus ke HUKM..
Setibanya aku, Dr.Azrif, Prof. Fuad & pakar2 onkologi yg lainnya dtg buat rondaan...
Dr.Azrif panggil Ayah & aku agak jauh dari katil utk berbicara...
"Pn.Zainah in bad condition. Hatinya dah tak berfungsi secara normal"
That explains kenapa Mak muntah2 & hilang langsung selera makan..Hatinya sudah reject sebarang makanan..Doc cuma pesan bole bagi minum air..The worst is yet to come...
Dr.Azrif sambung lagi "Saya minta maaf, utk keadaan Pn. Zainah biasanya hanya ada masa 1-3 minggu sahaja lagi"
Tersentak jantung aku..Aku pandang Ayah. Wajahnya tenang..Ayah memang sentiasa tenang..Aku jeling ke arah katil, Mak tgh tidur...mengalir air mata ini tak mampu tertahan....
Ya-Allah, takkanlah cepat sangat Mak nak tinggalkan kami....

Dr. Azrif minta maaf & terus berlalu, aku kira dia sudah biasa berdepan dgn situasi begini..Biarlah dia berterus terang daripada memberi sebarang harapan palsu..Aku tahu dia sudah beri yg terbaik..

1-3 minggu???Aku tahu itu cuma anggaran..Ajal itu Allah yg tentukan...
Maka, seharusnya aku berdoa & tidak berhenti berdoa....

Seharian hari itu....mata aku sering berkaca tiap kali aku renung muka Mak..
Lesu sungguh muka Mak...maklum sahaja hampir dua minggu tiada apa yg mampu ditelan..
Hanya harapkan air pakai drip buat menambah tenaga..

Ptg itu, Mak dipakaikan oksigen kerana nafasnya agak tercungap2. Mula2 kami agak terganggu sebab sukar bagi kami membisikkan kalimah2 Toyyibah di telinga Mak..
Tapi doktor yakinkan dgn cara ini, kesakitan Mak dpt dikurangkan...

Menyakini Mak masih mendengar, kami sekeluarga bergilir2 membisikkan kalimah Allah ke telinga Mak.
Mudah-mudahan Mak mendengar & mengucapkannya sama...

Lewat petang, semakin ramai yg dtg berkunjung.
Sahabat sepejabatku, Kasturi & hubby Tony turut hadir.
Mereka berdua antara pengunjung tetap tatkala aku terlantar di hospital 2008 dulu..
Moga kalian berdua dikurniakan hidayah Allah, Amin...

Malam itu, kami tidur di rumah sewa di bawah seliaan HUKM di flat Sri Labuan. RM1o semalam..Tak sampai 5 minit dari HUKM.

Antara aku & Ayah, tak banyak yg dibualkan..Masing2 melayan perasaan. Ayah tido di ruang tamu..Aku tatap wajah Ayah...Berat sungguh ujian2 yang menimpa Ayah setahun kebelakangan ini. Harap2 aku dpt meringankan beban Ayah, walaupun tak banyak....


~to be continued~






Jul 25, 2010

Something About Work

Baru sebentar tadi menghadiri Thank You Dinner aka Annual Dinner..
Hajat di hati nak menang best prize, TV Plasma 50". Macam biasa, gigit jari je la...
Nak compete Best Dress, rase2nye tu je la sekali....Tobat takmo lagi dah...hehehe...

Sesuatu yg menggamit perasaan aku...bagaimanapun, adalah award2 kepada 10, 20 & 30 tahun long-service award....yg 10 tahun lebih kurang 80 org..yg 20 thn dlm 30..pastu yg 30 thn dlm 8 orang...
betapa ramai sungguh loyal employees kat kilang aku ni...

Penah jugak sorang bos Jepun bercerita, bagaimana kat Jepun...antara budaya mereka adalah loyalty..
Sampaikan mereka akan berharap generasi anak, cucu & seterusnya akan menyambung legasi mereka...
Begitulah.....



30 Jun tempoh hari, genaplah 5 tahun aku kat Toyota ni..
Pejam celik, rase kejap benar masa berlalu...

Sejak Jun jugalah, aku dipindahkan ke dept lain, yg menuntut komitmen lebih daripada aku...

Sejak aku keje jdk auditor kat PwC 5 tahun yg sudah, kali ni aku kembali berdepan dgn 3rd party..yg bermacam ragam..
Sampaikan masa aku kat wad tatkala Mak sedang sakit, asyik le ade org tepon tak putus2...

Seronok??
Apa2 exposure yg baru, pada aku memang seronok..
Asalkan tak stay sampai pkl 12-1 pagi kat ofis mcm aku keje audit dulu, rase2nya aku masih OK lagi..insya-Allah..

Berbalik kisah long-award tadi..
Aku congak2 blk, andai kata aku dipanjangkan umur...maka 2036 le tahun aku pencen..
Mungkinkah aku masih di sini lagi???

Wallahua'lam...

Jul 22, 2010

Selamat Hari Lahir Ayah

Dengan penuh kesabaran Ayah menghadapi ujian demi ujian yang mendatang...
Aku pohon padaMU Ya-Allah, tinggikan darjat Ayahku, kurniakan kebaikan & kesejahteraan buatnya di dunia & akhirat...Amin....





Dari Anakmu,
Mohd Zairy Mohd Tamam
22 Julai 2010 @ 10 Syaaban 1431